20


Tuhan telah memberikanku nikmat yang tak terkira. Memberiku kesempatan untuk menjejakkan kaki di Bumi, Menghirup Udara, Berlari dan merasakan manis pahitnya kehidupan. Dilahirkan dari seorang Ibu yang penuh kasih sayang dan keikhalasan di setiap tindakannya dan juga perkataannya. Dari seorang Ibu yang mengajarkan kebaikan, kebijakan dan senyum tulus. Seorang Ibu yang bertanggung jawab, dan tak pernah mengeluh dari apapun cobaan yang dia hadapi.

Dari seorang Ibu itulah aku mulai tau cara untuk merangkak, berdiri, berlari, bahkan melompat. Dia jua yang membuatku paham arti dari sebuah kehidupan, arti dari iman, agama, dan juga segalanya. 

Hanya saja, akulah manusia yang tak berarti yang tak pernah bisa maju kedepan, membuat kesalahan-kesalahan, melakukan hal yang tak bermakna, dan hanya dapat meretapi nasib yang tak seharusnya ku lakukan.

Di masa kecil yang mengharapkan masa remaja yang cemerlang dan penuh arti, di masa remaja yang mengharapkan kedewasaan yang sangat bermakna. Namun tahun demi tahun ku lewati begitu saja, tanpa ukiran kehidupan yang berarti, Tuhan jika kau mengizinkan biarkan di umurku yang telah menginjak 20 tahun ini aku dapat membuat sesuatu yang berarti dan bermakna bagi banyak orang, serta kehidupan yang penuh berkah dari sang Illahi Robbi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s