Dia dan coretannya…


Aku pertamakali menulis terinspirasi oleh kakak perempuanku, tak kupungkiri beberapa pilihan hidupku berkiblat padanya. Lalu semasa kuliah aku bertemu dengannya, sesosok mahasiswa yang stay cool dan memiliki karakter yang kuat. Banyak pemikirannya yang sejalan denganku, dan dengan sifat sok ngatur ku ini, aku menginginkan hal yang luarbiasa untuk dia lakukan. Entah dia pernah mendengarkan saranku atau tidak, yang jelas dia sekarang sudah mencapai puncak harapanku untuknya sebagai mahasiswa. Singkat cerita aku tertarik padanya, pada karakternya dan pada diksi yang dia gunakan untuk merangkai kalimatnya dan sekali lagi aku terinspirasi bukan hanya untuk menulis namun bertambah semangatku untuk menggapai anganku yang hampir meredup karena ruang dan waktu.

Namun entah mengapa terhempas jarak tipis antara kami, yang membuat kami tak pernah dijalan landai, selayaknya hubungan persahabatanku dengan sahabatku yang lain. Aku merasa sangat susah untuk menyapanya, dan kurasa dia juga. Aku merasa dia buat benang tipis namun sangat tajam dan dingin. Namun apalah daya, mungkin dia mengetahui rasa lain dalam hati ini, dan… Kata sahabatku laki-laki itu begitulah peringainya pura-pura gak peka perasaan cewe. Tapi aku bersyukur dia suka nulis jadi, setidaknya aku tau dia  memang tipe laki-laki sok gak peka. Ya, biarlah perasaan ini bertepuk sebelah hati, setidaknya selama tiga tahun ini adalah penyemangatku buat lebih rajin nulis dan kuliah. heheh….. ya… dia dan coretannya terimakasih udah nemenin aku beberapa semester ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s